A full working week - handling pressures

This will be a final full working week in Taipei. Rasa mcm terlalu banyak benda nak dibuat. Sekali sekala panik juga dibuatnya. Banyak dalam checklist belum "tick" lagi. And most of them are work related.

Sometimes I feel that I'm pressuring myself to give the best, to perform the best and to produce the best. Yes, it is good, but pressuring too much is killing you, softly. That's why I'm happy to take a break from the fast lane... kereta sukan (sports car... hahaha) pun ada masa tutup enjin untuk reduce the heat, inikan pula manusia... hangat berapi kepala otak, dan sakit dada (satu badan) menahan tekanan2 yang makin kuat...

I read a few comments (private) from close friends on their pressure (in Malaysia) as well... hmmm... hidup ni di mana2 ada tekanan. It's a matter on how you manage it. Even they are not in the "fastlane" pun pressure, kalau masuk "fastlane" mcm aku ni, aku tak tahu lah jadi mcm mana... transformers kot... hahahaha... :P

Nevertheless, kita ambil semua ini sebagai iktibar. Walaupun seghairah mana kita mengejar kemajuan dan kejayaan duniawi, tetapi akhirat yang abadi. Lebih baik kalau kita rasa pressure dalam kita mengejar nikmat di akhirat. Pressure cari pahala. Pressure tambah amalan baik. Pressure tinggalkan kemungkaran. Amal makruf nahi mungkar.

Aku berazam menggunakan kesempatan Ramadhan yang bakal menjelang untuk refresh and rejuvenate dari segi kerohanian. Lots of thing to catch up, and believe me, if you catch up dalam aspek kerohanian, surprisingly you will be able to catch up dalam aspek duniawi... insya-Allah. :-)

Comments

pak wan said…
aminn...

haishh jangan sampai sakit dada bro.. keje mesti keje.. keluarga and kesihatan kena ingat jugak..

hurmmm...